Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahanTNI & POLRI

Satgas MBG Cianjur Gelar Rakor BGN, Soroti Minimnya Pemahaman Juklak-Juknis di Dapur SPPG

368
×

Satgas MBG Cianjur Gelar Rakor BGN, Soroti Minimnya Pemahaman Juklak-Juknis di Dapur SPPG

Sebarkan artikel ini
Spread the love

CIANJUR — Upaya mempercepat sekaligus memastikan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal di Kabupaten Cianjur mulai diperkuat melalui koordinasi lintas sektor.

Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Cianjur menggelar rapat koordinasi (rakor) tahap awal dengan melibatkan koordinator kecamatan (Korcam) SPPG, unsur kewilayahan, hingga berbagai instansi terkait.

Rakor tersebut menjadi forum perdana untuk menyamakan persepsi, memperjelas peran masing-masing pihak, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam implementasi Program MBG di lapangan.

Rakor Perdana Jadi Langkah Penguatan Koordinasi

Anggota Satgas MBG Kabupaten Cianjur, Firman Edi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal membangun komunikasi yang lebih kuat antara Satgas dengan para pelaksana program MBG di tingkat daerah.

“Alhamdulillah hari ini sesuai peranan kami selaku salah satu anggota Satgas MBG Kabupaten Cianjur, melaksanakan rapat koordinasi tahap awal bersama seluruh Korcam SPPG dan unsur terkait untuk menyerap informasi sekaligus menyampaikan fungsi dan peran Satgas MBG,” ujar Firman, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, rakor dilakukan bukan hanya sebagai forum penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai tantangan yang sudah ditemukan selama pelaksanaan program berlangsung.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, mulai dari kurangnya pemahaman teknis para pengelola hingga persoalan distribusi dan keamanan pangan.

“Kami berharap berbagai tantangan, permasalahan, dan kekurangan yang sudah ditemukan dapat diminimalisir. Salah satu caranya melalui komunikasi intensif dan rapat koordinasi secara berkelanjutan,” katanya.

Minim Pemahaman Juklak-Juknis Jadi Sorotan

Dalam sesi diskusi, muncul sorotan terkait masih adanya pengelola dapur SPPG maupun penanggung jawab program (PIC) yang belum memahami petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis), meski operasional program sudah berjalan.