“Pendataan dilakukan secara berlapis bersama sekolah agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Kami menyadari bantuan ini belum dapat menjangkau seluruh siswa yang membutuhkan, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban orang tua serta memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar,” katanya.
Dorong Semangat Belajar dan Cegah Putus Sekolah
Selain membantu secara ekonomi, BAZNAS berharap bantuan perlengkapan sekolah tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa. Tas sekolah yang layak dinilai menjadi salah satu kebutuhan penting yang menunjang kenyamanan peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Menurut Hilman, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, dana zakat tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga dimanfaatkan melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program bantuan tas sekolah juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka putus sekolah akibat kendala ekonomi. Dengan terpenuhinya sebagian kebutuhan perlengkapan belajar, para siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan pendidikan dengan lebih percaya diri.
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Manfaat Dana ZIS
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Cianjur akan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan, sekolah, para muzaki, serta berbagai pihak lainnya agar program bantuan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Tujuan kami adalah memastikan anak-anak di Kabupaten Cianjur tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terkendala keterbatasan ekonomi,” tutur Hilman.



