BAZNAS juga berharap kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi terus meningkat. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, baik di sektor pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, maupun dakwah.
Penyaluran 2.200 tas sekolah ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Cianjur.
Dengan dukungan seluruh pihak, BAZNAS Kabupaten Cianjur optimistis dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. (Dkh)



