“PORSADIN bukan hanya soal menang atau kalah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu mempererat ukhuwah, membangun semangat kebersamaan, melatih sportivitas, serta membentuk generasi santri yang memiliki akhlakul karimah,” ujar Bupati.
Santri Adalah Investasi Masa Depan Cianjur
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur akan terus memberikan perhatian terhadap keberadaan Madrasah Diniyah sebagai salah satu pilar penting dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.
Menurutnya, santri merupakan aset masa depan yang tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga nilai moral, etika, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan.
“Pemerintah Kabupaten Cianjur ingin melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, unggul, religius, dan mampu bersaing. Karena itu berbagai kegiatan positif seperti PORSADIN akan terus kami dukung sebagai bagian dari investasi pembangunan manusia,” tegasnya.
Siap Jadi Tuan Rumah PORSADIN Jawa Barat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyambut baik rencana Kabupaten Cianjur menjadi tuan rumah PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah apabila mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan ajang tingkat provinsi tersebut.
“Kami dari Kabupaten Cianjur sangat siap. Tidak ada kata tidak siap apabila diberikan amanah menjadi tuan rumah PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini adalah kesempatan untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada anak-anak kami agar terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Bangun Peradaban Berlandaskan Nilai Islam
Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh masyarakat Cianjur untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.



