Selain itu, ia juga mendorong agar pendidikan seksual diberikan sejak usia dini, seperti di tingkat PAUD atau taman kanak-kanak, dengan metode yang sesuai dengan usia anak.
“Anak harus diajarkan sejak dini tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Bisa melalui metode sederhana seperti lagu atau permainan edukatif,” katanya.
Masyarakat Diminta Berpihak pada Korban
Tak hanya keluarga, peran masyarakat juga dinilai sangat penting. Lidya mengimbau kepada tokoh masyarakat, ketua RT/RW, hingga tokoh agama untuk tidak membentuk opini yang menyudutkan korban atau bahkan membela pelaku.
“Masyarakat harus berpihak kepada korban. Jangan sampai ada anggapan bahwa korban sudah ‘biasa’ atau membenarkan perilaku pelaku,” tegasnya.



