Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak. Menurutnya, banyak kasus bermula dari interaksi di platform digital yang kemudian berlanjut ke pertemuan langsung dengan pelaku.
Proses Hukum Terus Dikawal
Di sisi lain, Lidya memastikan bahwa pihaknya terus mengawal proses hukum terhadap kasus-kasus yang terjadi. Saat ini, beberapa kasus masih menunggu hasil visum sebagai bagian dari proses penyelidikan di tingkat kepolisian.
“Kami terus memantau proses hukum di Polres. Yang paling utama adalah memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal dan keadilan,” tandasnya.
Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran semua pihak, kasus kekerasan seksual terhadap anak dapat ditekan dan lingkungan yang aman bagi anak-anak dapat segera terwujud. (dkh)



