Abu Paraji Naik Haji..!
Setiap hari Jumat, ia tak pernah absen mengikuti pengajian di masjid kampung. Di sana, ia juga menjalankan aktivitas yang telah menjadi bagian hidupnya sejak muda, yaitu berjualan gorengan. Abu Odah sendiri dikenal sebagai seorang ema paraji.
“Kalau aktivitas nenek tidak ke mana-mana, paling kalau hari Jumat ada pengajian di masjid, di situ nenek suka berjualan gorengan seperti bakwan, goreng pisang, dan lepet,” tutur M. Suhendar dengan bangga.
Perjalanan M. Suhendar mendampingi nenek dan abu serta kedua orang tuanya dalam persiapan ibadah haji ini menjadi cerminan bakti seorang cucu.
Semangat Nenek Irah dan Abu Odah di usia senja mereka membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mewujudkan impian suci beribadah ke Baitullah, memberikan inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya. (dkh/rik)



