“Kami memperkuat respon cepat melalui sistem rujukan digital dan grup komunikasi aktif 24 jam, dengan dokter yang selalu siaga, sehingga rujukan dari puskesmas dapat ditangani secara cepat dan tepat,” jelasnya.
Gedung PONEK Terpadu untuk Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal
Peresmian Gedung PONEK menjadi bagian penting dari penguatan layanan kegawatdaruratan ibu dan bayi di RSUD Pagelaran. Gedung ini dirancang sebagai fasilitas terpadu yang dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang tindakan, ruang intensif neonatal, serta ruang operasi dalam satu kawasan.
Secara rinci, gedung PONEK tersebut memiliki tujuh tempat tidur di lantai bawah yang dilengkapi satu ruang operasi, serta delapan tempat tidur perinatologi di lantai atas.
Ke depan, RSUD Pagelaran juga akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menghadirkan gerai darah di lingkungan rumah sakit.
“Dengan adanya gerai darah, kebutuhan darah untuk penanganan pasien, termasuk tindakan operasi, dapat dipenuhi lebih cepat tanpa harus dirujuk ke pusat di Cianjur,” tambah dr. Irvan.
Penghormatan untuk Tokoh Perintis RSUD Pagelaran
Pada kesempatan tersebut, dr. Irvan juga menjelaskan penamaan Gedung PONEK H. Tjetjep Muchtar Soleh. Menurutnya, almarhum merupakan tokoh penting yang memiliki jasa besar dalam pembangunan RSUD Pagelaran saat menjabat sebagai Bupati Cianjur periode 2006–2016.



