Masa Aksi Bakar Ban Luapkan Kekesalan Kepada Anggota Dewan
Untuk meluapkan kekesalannya, mahasiswa membakar ban,serta melakukan penutupan jalan Kh Abdullah Bin Nuh sambil terus berorasi secara bergantian.
“Kami lakukan aksi hari ini, untuk meminta janji wakil rakyat untuk menandatangani. Piagam Demokarasi Cianjur, bersama Porkopinda Cianjur,” kata Korlap Aksi Henda Rosadi, kepada Wartawan senin (26/24) siang tadi.
Ditambahkan Henda, atas dasar keresahan yang mendalam serta Darurat Demokrasi yang kian tak terbendung, maka Kabupaten Cianjur sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kedaulatan ini bergerak dan menyatakan sikap untuk terciptanya keadilan di Bumi Pertiwi.
Dengan diperlihatkannya persekusi demokrasi secara terang- terangan dengan cara yang keji, di mana kedaulatan tertinggi pengawal
konstitusi terjadi Anomali di Bangsa ini.Pembangkangan dengan nama RUU PILKADA menjadi Catatan kelam Demokrasi yang di Konfrontasi oleh Oligarki.
“kami segenap OKP yang tergabung dalam Cipayung Plus Cianjur (HMI, GMNI, KAMMI, PMII, HIMA PERSIS, IMM, IMA AMS). menuntut agar disepakatinya Piagam Demokrasi Oleh seluruh Elemen Lembaga Negara di Kabupaten Cianjur,” harapnya.



