Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) oleh BSKAP, testimoni penerima manfaat program, serta penandatanganan mockup prasasti sebagai simbol dimulainya implementasi program secara berkelanjutan.
Sentuhan Sosial dan Pendidikan Nonformal
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan agenda sosial di PKBM Bhayangkara PAUD Kunang-Kunang Cianjur, berupa penyerahan bantuan Indonesia Pintar Fund (IPF) sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal.
Sementara itu, agenda pendamping turut diisi dengan kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen Peduli di SDN Batulayang, Kecamatan Mande, yang berfokus pada penguatan solidaritas, trauma healing, serta pemberian bantuan pendidikan bagi siswa terdampak bencana.
Menutup keterangannya, Ruhli Solehudin menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Mendikdasmen beserta rombongan.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (dkh/Rik)



