CIANJUR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengambil langkah serius menyikapi rentetan kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk insiden terbaru yang terjadi empat hari lalu.
Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG segera memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Dari total 140 SPPG di Cianjur, baru tiga yang sudah memiliki SLHS. Kita dorong semua kepala SPPG dan mitra agar memenuhi persyaratan ini demi keamanan masyarakat,” ujar Bupati Wahyu, Sabtu (27/9/2025).



