“Yang paling penting dari PORSADIN bukan mencari siapa yang menjadi juara. Nilai yang ingin kita bangun adalah silaturahmi, ukhuwah, dan kebersamaan antarsantri Madrasah Diniyah se-Kabupaten Cianjur,” tegasnya.
Ia berharap semangat persaudaraan yang terbangun selama kegiatan mampu memperkokoh identitas Kabupaten Cianjur sebagai daerah religius yang memiliki tradisi keislaman yang kuat.
Dukung Penguatan Pendidikan Keagamaan
PORSADIN XII juga dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam memperkuat pendidikan keagamaan melalui Madrasah Diniyah.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan karakter Islami sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Panitia turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap penguatan pendidikan diniyah yang terus didorong di berbagai jenjang pendidikan.



