“Program Simpati ini sangat membantu, karena calon jemaah yang bekerja di hari biasa kini bisa mendapatkan layanan pembuatan paspor di hari libur. Bahkan, jika ada jemaah yang sakit, pihak imigrasi siap datang ke rumah untuk melayani perekaman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rian menjelaskan bahwa kuota layanan ditentukan langsung oleh pihak Imigrasi, sedangkan Kemenag bertugas mengusulkan nama-nama calon jemaah yang memerlukan layanan tersebut.
700 Paspor Sudah Terbit, Target Rampung Akhir Oktober
Hingga saat ini, tercatat sekitar 700 paspor calon jemaah haji telah selesai diterbitkan sejak proses dimulai pada 1 September 2025.



