Perjanjian Pinjaman Diatur Tanpa Menggunakan Jaminan
Akan tetapi, dalam perjanjian pinjaman, diatur tanpa menggunakan jaminan atau unsecured loan.
PT Sritex juga meminta kepada bank-bank kepada pemberi pinjaman dari bank bilateral agar memberikan fasilitas melepaskan semua jaminan.
Yunan menyoroti pemberian fasilitas kredit yang diberikan oleh bank bjb patut diduga sarat dengan “permainan”. Sebab kondisi PT. Sritex waktu itu dalam kondisi tidak sehat.
Yunan meminta kepada aparat penegak hukum baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Kejaksaan Agung agar mengusut pemberian pinjaman PT Sritex yang diduga penuh dengan rekayasa.
‘’Ini kan nilainya tidak main-main dan sangat fantastis sekali kalau digabungkan dengan pinjaman sindikasi 29 bank,’’ ujarnya.
Yunan mengaku sudah melakukan konfirmasi kepada pihak bank bjb, baik mendatangi langsung ataupun melalui surat resmi. Akan tetapi sampai saat ini tidak ada respon.
Untuk itu, LSM BAN menilai, pemberian kredit Bank BJB ke PT. Sritex tanpa ada jaminan patut diduga merupakan persengkongkolan jahat dari Direksi Bank BJB
‘’Ini kan sudah jelas waktu itu PT Sritex dalam keadaan masih terpuruk, tapi kenapa diberikan kucuran pinjaman dengan nilai yang fantastis oleh Bank BJB, kami yakin tidak ada prinsip kehati-hatian dalam mengambil keputusan atau ada “something wrong” dalam pencairan tersebut, tandas Yunan. (*)



