Pesan Moral dari Aksi Santri
Dengan penuh ketertiban, para santri akhirnya membubarkan diri secara damai. Mereka berharap DPRD Cianjur dapat menjadi jembatan aspirasi ke pemerintah pusat dan KPI agar persoalan ini ditindaklanjuti dengan serius.
“Santri tidak anti kritik, tapi kami menolak pelecehan. Jika media melewati batas, kami wajib menegurnya. Ini bagian dari jihad moral kami menjaga marwah Islam dan kehormatan pesantren,” pungkas Eka Pratama.
Aksi damai santri Cianjur ini menjadi pesan moral bagi seluruh lembaga media nasional agar lebih berhati-hati dalam menyajikan konten yang berkaitan dengan nilai-nilai keagamaan.
Di tengah derasnya arus informasi, para santri menegaskan peran mereka sebagai penjaga moral, persatuan, dan nilai kebangsaan di Republik Indonesia. (dkh/Rik



