CIANJUR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Jawa Barat, resmi menetapkan status siaga penuh dalam rangka menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan risiko kesehatan, mulai dari lonjakan kecelakaan lalu lintas, kegawatdaruratan medis, hingga ancaman bencana hidrometeorologi yang rawan terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur.
Antisipasi Lonjakan Kasus Kesehatan
Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr. Hj. Yuli Hendriyani, MH., M.K.M., mengatakan kesiapsiagaan tahun ini ditingkatkan seiring tingginya tingkat hunian pasien yang telah terjadi bahkan sebelum memasuki puncak libur Nataru.
“Kami menetapkan siaga penuh karena potensi risikonya cukup kompleks. Selain mobilitas masyarakat yang meningkat, Cianjur juga berada di jalur wisata Puncak dan termasuk wilayah rawan longsor serta banjir,” ujar dr. Yuli, Selasa (16/12/2025).


