” Kita bertahan dengan produksi kopi. Emang turun sampai 50 persen,” ungkapnya.
Harga kopi gabah sebut Yayat sebelum pandemi covid 19 mencapai 25 ribu. Saat ini hanya 15 ribu per kilogramnya. Tapi kegiatan ekonomi masih berjalan.
“Kita bertahan dengan produksi kopi, yang penting biar turun masih ada kegiatan ekonomi,” pungkasnya.(sas)



