Agung menambahkan, pihaknya juga memberikan aturan agar pengunjung dicatat alamatnya.
“Kami lakukan pencatatan alamat dibuku pengunjung dan harus menggunakan barcode melalui hand phone pengunjung,” jelasnya.
Hal ini, agar memudahkan tracing, jika pengunjung ada yang terpapar virus Covid-19.
“Kami juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung serta penerapan jam operasinal tutup jam 8 malam,” jelasnya.


