Dibekali Nustrisi Makana Khusus.!
Setelah menjalani penanganan di RSUD Cimacan, bayi diizinkan pulang namun masih menggunakan selang untuk memudahkan pemberian makanan, serta dibekali nutrisi tambahan khusus.
“Kami dan Puskesmas terus memantau kondisi bayi dan progresnya secara langsung. Jika gizi buruk murni akibat kurangnya asupan makanan, biasanya perbaikan akan cepat. Namun, karena ada kelainan, progresnya cenderung lambat,” ungkap dr. Yusman
Rencana Rujukan ke RS Lebih Lanjut dan Kendala BPJS Mandiri
Saat ini, bayi tersebut akan dirujuk kembali ke RSUD Cimacan untuk kedua kalinya.
“Kami sedang mengurus BPJS-nya karena BPJS mandiri yang dibayar sendiri ini sudah menunggak sampai empat bulan. Kami harus selesaikan dulu agar bisa digunakan apabila diperlukan untuk rujukan ke RSHS,” terang dr. Yusman.
Selain pemantauan berkala, upaya dari Puskesmas juga mencakup penanganan langsung.
“Pasien gizi buruk ini memang tertangani, tetapi belum maksimal karena ada penyakit lain yang menjadi penyebab sehingga progres bayi tersebut kurang baik,” imbuhnya.
Penanganan Lintas Sektor dan Pencegahan Stunting
dr. Yusman menegaskan bahwa penanganan kasus gizi buruk ini memerlukan peran lintas sektor.
“Selain Puskesmas, kami berharap Desa dan Camat juga turut serta memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta membantu memenuhi kebutuhan operasional. Jangan sampai setelah kesehatan membaik, kondisi ekonomi kurang sehingga jatuh lagi ke gizi buruk,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan multifaktorial yang melibatkan kesehatan, ekonomi, pendidikan (pengetahuan ibu terhadap nilai gizi), dan sanitasi (akses air bersih).
“Jika semua sektor ini bersinergi, insya Allah setelah sembuh tidak akan jatuh lagi ke gizi buruk. Gizi buruk adalah pintu masuk ke arah stunting. Jika gizi buruk kronis dan lama, pertumbuhan otak dan mental akan terganggu,” jelas dr. Yusman.
“Mumpung belum 2 tahun, sebetulnya bisa kita koreksi secara cepat. Apabila terselamatkan di masa golden period 2 tahun ini, tidak akan jatuh ke stunting. Penemuan kasus di awal sangat bagus karena dapat meminimalkan risiko stunting di kemudian hari,” tambahnya.



