Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah sehingga dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas.
“Setiap tahun pemasangan rambu tetap ada, meskipun jumlahnya terbatas. Tahun ini kami memprioritaskan jalur menuju destinasi wisata, sama seperti pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU), agar masyarakat dan wisatawan merasa lebih aman saat berkendara,” ujarnya.
Fokus di Jalur Wisata dan Titik Rawan Kecelakaan
Menurut Iqbal, luasnya wilayah Kabupaten Cianjur dengan jaringan jalan kabupaten yang panjang membuat kebutuhan rambu lalu lintas cukup besar. Oleh karena itu, pemenuhannya dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan lokasi yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan tinggi serta rawan kecelakaan.
Saat ini, pemasangan rambu telah menjangkau kawasan perkotaan, wilayah utara, hingga sebagian wilayah selatan Kabupaten Cianjur. Prioritas diberikan pada persimpangan jalan, kawasan wisata, jalur utama, serta titik-titik yang dinilai memiliki potensi risiko kecelakaan lalu lintas.



