Scroll untuk baca artikel
HomeTNI & POLRI

KPK Gandeng 41 Perguruan Tinggi dalam SPI 2024

1891
×

KPK Gandeng 41 Perguruan Tinggi dalam SPI 2024

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Untuk Meningkatkan Pemahaman Kampus

Ghufron secara tegas menyatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam pelaksanaan SPI 2024 tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan partisipasi elemen negeri dalam upaya pemberantasan korupsi, tetapi juga untuk meningkatkan pemahaman lingkungan kampus, termasuk mahasiswa, tentang potret birokrasi pemerintahan.

Lebih lanjut, Ghufron berpesan agar perguruan tinggi dapat memastikan setiap alur dalam proses pendidikan dijalankan dengan bersih dan bebas dari praktik korupsi. “Proses bisnis di Perguruan Tinggi, mulai dari rekrutmen mahasiswa dan proses pembelajaran harus dijalankan dengan transparansi yang tinggi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa komitmen dan motivasi mahasiswa sejak di bangku pendidikan tinggi dapat mencetak generasi masa depan tidak tercemar oleh praktik korupsi,” ungkap Ghufron.

Sebagai penutup, Ghufron berharap agar keterlibatan perguruan tinggi pada SPI 2024 dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi peningkatan integritas lembaga publik di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat dari perguruan tinggi, diharapkan upaya ini dapat menghasilkan perubahan nyata dalam perang melawan korupsi, tidak hanya dalam konteks pendidikan tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoing KPK Pahala Nainggolan menyambut antusais kerja sama antara KPK – perguruan tinggi ini dalam pelaksanaan SPI 2024. Adanya pelibatan perguruan tinggi dalam kerja sama ini merupakan tindak lanjut pertemuan Rektor se-Indonesia di Padang pada 17-19 Mei silam.

“Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia itu sangat banyak, 540 jumlahnya. Kalau ada pemerintah daerah bertanya terkait dengan capaian skor SPI, sangat sulit menjelaskan satu per satu. Untuk itu, kita dorong universitas dari berbagai daerah untuk terlibat, sediakan orang yang secara serius paham terkait dengan SPI. Nanti kita minta pemda untuk menghubungi universitas pengampunya,” jelas Pahala.