Vaksinasi Polio Agar Cianjur Bebas Polio
Herman menjelaskan vaksinasi polio tahap kedua akan di laksanakan pada bulan Mei mendatang. Tujuannya agar Kabupaten Cianjur bebas dari polio.
“Kita ingin Cianjur ini anak-anaknya bebas dari polio. Walaupun Cianjur ini dari tahun 2015 sudah bebas polio tapi sehubungan ada kasus di Kabupaten lain, sehingga Pemerintah Provinsi hari ini semua Kota dan Kabupaten mengadakan launching atau pelaksanaan polio,” ucapnya.
Herman mengungkapkan Vaksinasi polio sendiri di wajibkan untuk seluruh masyarakat Cianjur yang memiliki anak usia di bawah Lima tahun.
“Kita datang ke Puskesmas atau Insyaallah petugas yang akan datang ke Desa-desa untuk memberikan vaksinasi polio,” tuturnya.
Vaksinasi polio untuk Kabupaten Cianjur sendiri menurut Herman di pastikan mencapai target.
“Tapi minimal kita mencapai 90% tapi saya yakin dengan kebersamaan ini 100% bisa tercapai. Karna ini sangat berbahaya kalau anak polio kena kasus polio ini seumur hidup tidak akan jalan dan kakinya akan seperti leter O dan makanya ini kesempatan baik untuk warga Cianjur apalagi tadi Cianjur stanting nya sudah bagus yah jangan sampai ada stanting lagi jangan sampai ada polio masuk di Cianjur,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan (KaDinkes) Kabupaten Cianjur dr. Irvan Nur Fauzi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid-PPP), dr. Frida Laila Yahya bahwa penyakit polio masih rentan menimpa anak-anak di Kabupaten Cianjur terutama anak-anak di perkampungan Cianjur Selatan. Karena rata-rata sanitasinya masih kurang baik, banyak rumah yang masih tidak memiliki toilet khusus.
“Penularan polio itu cepat terutama lewat feses. Dikampung itu buang fesesnya masih sembarangan di sungai atau di kebun. Atau membuang pempers sembarangan. Nah itu bisa menjadi penyebaran polio,” ungkap Frida.


