Tanggal Lahir Yang Berbeda
​Dalam proses verifikasi ini, H. Rian Fauzi mengungkapkan adanya beberapa kendala, terutama terkait perbedaan data pada dokumen jemaah. Kesalahan data sering ditemukan pada huruf atau tanggal lahir yang berbeda antara KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pendukung lainnya.
​”Terutama itu, ada jemaah yang mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) atau tenaga kerja wanita (TKW). Rata-rata yang datanya berbeda itu adalah jemaah mantan TKI/TKW. Kami coba mitigasi dari awal agar tidak ada kesalahan, supaya proses selanjutnya lebih lancar,” ungkap H. Rian Fauzi.
​Selain verifikasi dokumen, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan dan informasi kepada calon jemaah.
H. Rian Fauzi mengimbau seluruh jemaah untuk mengikuti kegiatan manasik haji sejak dini, baik secara mandiri melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maupun yang diselenggarakan pemerintah.
​”Kami menghimbau kepada seluruh jemaah agar mengikuti manasik yang dilaksanakan oleh pemerintah, yaitu enam kali pertemuan di tingkat kecamatan dan dua kali di tingkat kabupaten,” imbuhnya.



