Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa timbangan digital, plastik klip, lakban, telepon genggam, serta satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka.
Modus Tempel Gunakan Maps
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku hanya berperan sebagai perantara. Ia mendapatkan sabu dari seseorang berinisial FA yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Modus operandi yang digunakan tergolong modern, yakni dengan sistem “tempel” di lokasi tertentu yang kemudian diinformasikan melalui aplikasi peta digital.
“Tersangka tidak bertemu langsung dengan pemasok. Komunikasi hanya melalui handphone, dan barang diambil di lokasi yang telah ditentukan,” jelasnya.



