“Padahal Pemda (Tim Anggaran) tahu betul proses dari awal sampai realisasi biaya bangunan-bangunan itu. Biaya yang dikeluarkan terlalu banyak. Saya minta pertanggungjawabannya”.
Senada Admiral, Andi Muharrir anggota dewan dari Fraksi Golkar juga menyayangkan Pemda Luwu menganggarkan sejumlah pembangunan tersebut namun hingga saat ini belum dimanfaatkan.



