“Jadi seseorang yang berinisial I juga sudah kami periksa dan dimintai keterangannya sebagai saksi. Kami masih dalami apakah nanti seseorang berinisial I akan ditetapkan juga sebagai tersangka atau tidak. I merupakan mantan pilot di salah satu maskapai nasional. Ia kabarnya keluar dari pekerjaannya sebagai pilot,” ujar Kapolres.
Rifai mengatakan dari keterangan pelaku, bahwa material bahan peledak itu digunakan untuk mempercepat penghancuran bebatuan karena dikejar tenggat waktu. Jadi untuk mempercepat pembangunan terowongan yang digunakan untuk turbin air, tersangka menggunakan bahan peledak high explosive karena kalau menggunakan bor mungkin susah.


