Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta menyampaikan berbagai pandangan mengenai efektivitas pelayanan yang selama ini berjalan, tantangan yang masih dihadapi di lapangan, serta peluang inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital agar pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah diakses, cepat, dan efisien.
Dorong Kolaborasi untuk Pelayanan yang Lebih Modern
Ahmad Rifai Azhari berharap hasil penelitian yang sedang disusun mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan tata kelola pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Cianjur.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari kalangan akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen pemangku kepentingan.
Neli Yuliawati: FGD Perkaya Analisis Penelitian
Sementara itu, Kandidat Doktor Neli Yuliawati menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD merupakan bagian penting dalam proses penyusunan disertasinya.
Melalui forum tersebut, berbagai informasi, pengalaman, dan masukan dari para stakeholder dapat menjadi bahan analisis yang memperkaya kajian ilmiah mengenai pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Cianjur.



