Menurutnya, pengelolaan dan penghimpunan IPL dilakukan berdasarkan hasil musyawarah para pemilik villa yang dilaksanakan pada 5 Juli 2024.
Dalam musyawarah tersebut, para pemilik villa sepakat memberikan kewenangan kepada Perkumpulan Pemilik Villa Bougenville 2 untuk mengelola dan menghimpun IPL demi menjaga keberlangsungan pelayanan lingkungan.
Kesepakatan tersebut, kata dia, diperkuat dengan notulen rapat, daftar hadir peserta, serta surat persetujuan dan kuasa dari para pemilik yang tidak hadir.
“Tidak benar jika klien kami melakukan penghimpunan IPL secara ilegal. Seluruh kegiatan dilakukan berdasarkan kesepakatan para pemilik villa dan bertujuan untuk menjaga pelayanan lingkungan tetap berjalan,” tegasnya.
Dukung Percepatan Penyerahan PSU ke Pemkab Cianjur
Meski menyampaikan keberatan terhadap surat Disperkim, pihak kuasa hukum menyatakan mendukung langkah pemerintah daerah yang mendorong penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dari pengembang, PT Satyamitra Putrapratama, kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.



